Risiko dapat didefinisikan sebagai ketidakpastian yang berdampak pada sasaran (objective centric). Risiko adalah sesuatu yang belum terjadi namun memiliki potensi dampak, baik positif maupun negatif, terhadap tujuan yang ingin dicapai.
Atribut risiko: atribut ketidakpastian, yaitu ketidakpastian atas kemungkinan terjadinya dan besarnya dampak.
- Ketidakpastian kemungkinan: Seberapa besar kemungkinan suatu peristiwa berisiko akan terjadi.
- Ketidakpastian dampak: Seberapa besar dampak yang akan ditimbulkan jika peristiwa berisiko tersebut terjadi.
Penentuan besarnya kemungkinan dan dampak ini dapat dilakukan melalui analisis data historis yang relevan atau melalui perkiraan berdasarkan pengalaman dan informasi yang ada.
Penanganan risiko dilakukan melalui manajemen risiko. Pendekatan ini berfokus pada:
- Mitigasi kemungkinan: Upaya untuk mengurangi peluang terjadinya peristiwa berisiko.
- Mitigasi dampak: Upaya untuk mengurangi kerugian atau konsekuensi negatif jika peristiwa berisiko tersebut tetap terjadi.
Memahami Masalah
Berbeda dengan risiko, masalah adalah kondisi yang sudah terjadi dan secara pasti memiliki dampak negatif pada sasaran. Masalah adalah realitas yang perlu ditangani dengan segera.
Penanganan masalah melibatkan:
- Perbaikan: Tindakan korektif untuk mengatasi dampak negatif yang sudah terjadi.
- Manajemen krisis: Pendekatan yang lebih luas untuk mengelola situasi darurat atau kondisi kritis yang timbul akibat masalah.
Kategori Risiko Berdasarkan Proses Bisnis
Untuk memudahkan identifikasi dan pengelolaan, risiko dapat dikategorikan berdasarkan pendekatan proses bisnis. Kategori ini meliputi:
- Proses Bisnis Utama (Core): Ini adalah proses sehari-hari yang krusial yang dilakukan organisasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. Risiko dalam kategori ini berdampak langsung pada operasional inti dan pencapaian tujuan utama organisasi.
- Proses Bisnis Pendukung (Critical Support Units): Proses-proses ini berhubungan langsung dan mendukung pelaksanaan proses bisnis utama agar berjalan secara efektif dan efisien. Risiko dalam kategori ini, meskipun tidak secara langsung merupakan operasional inti, dapat menghambat kelancaran proses bisnis utama jika tidak dikelola dengan baik.
Dengan memahami perbedaan antara risiko dan masalah, serta cara mengkategorikan risiko, organisasi dapat menyusun strategi yang lebih efektif dalam mengelola ketidakpastian dan mencapai sasaran mereka.
No comments:
Post a Comment