Enterprise Architecture (EA) merupakan sebuah pendekatan yang sedang muncul (emerging) untuk memahami dan mengelola pengetahuan yang kompleks terkait organisasi dan teknologi (Schekman, 2011). EA berfungsi sebagai cetak biru (blueprint) dalam penempatan sumber daya teknologi informasi secara optimal dan terarah guna mendukung serta menyelaraskan fungsi-fungsi bisnis organisasi.
Enterprise Architecture (EA) adalah kerangka kerja holistik yang menyatukan berbagai elemen kunci perusahaan menjadi satu kesatuan yang saling terkait dan konsisten. Ia berfungsi sebagai "peta biru" strategis untuk memastikan bahwa semua komponen perusahaan—mulai dari organisasi hingga teknologi—didesain dan diimplementasikan secara terintegrasi. Definisi ini menekankan pendekatan sistematis agar perusahaan dapat beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan efisiensi, dan mencapai tujuan bisnis secara optimal.
Enterprise Architecture (EA) adalah proses untuk mengevaluasi, merancang, mengorganisasi, dan mengeksekusi analisis perusahaan guna mengintegrasikan strategi bisnis secara efektif.
EA membantu perusahaan dalam mengelola proyek dan strategi teknologi informasi agar menghasilkan hasil bisnis yang diinginkan serta mampu mengikuti perubahan dan disrupsi pasar dengan menggunakan prinsip dan praktik perancangan, yang metode ini juga dikenal sebagai Enterprise Architectural Planning (EAP).
Enterprise Architecture (EA) adalah proses menerjemahkan visi dan strategi bisnis ke dalam perubahan perusahaan yang efektif melalui penciptaan, komunikasi, dan penyempurnaan kebutuhan, prinsip, serta model kunci yang menggambarkan kondisi masa depan perusahaan dan memungkinkan evolusinya (Gartner).
Enterprise Architecture (EA) adalah logika pengorganisasian bagi proses bisnis dan infrastruktur teknologi informasi yang mencerminkan kebutuhan integrasi dan standarisasi dari model operasional perusahaan. Model operasional (operating model) merupakan kondisi yang diinginkan dari tingkat integrasi dan standarisasi proses bisnis dalam menghasilkan serta menyampaikan barang dan jasa kepada pelanggan (MIT CISR, 2011).
Secara khusus, US Code Title 44, Chapter 36 mendefinisikannya EA sebagai sebuah “Strategic Information Base” (Basis Informasi Strategis) yang menjelaskan misi suatu lembaga serta menggambarkan teknologi dan informasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan misi tersebut, termasuk uraian mengenai bagaimana arsitektur organisasi harus diubah agar dapat merespons perubahan dalam misi.
No comments:
Post a Comment